Pada 24 Agustus 2008, di sebuah sudut kecil di Manggarai, Jakarta Selatan, sebuah inisiatif besar dimulai. Yudy Hartanto, seorang pegiat literasi yang memiliki visi kuat tentang pentingnya membaca, mendirikan Rumah Baca Zhaffa. Bermula dari keprihatinannya terhadap rendahnya minat baca di lingkungan sekitar, Yudy ingin menciptakan sebuah tempat yang tidak hanya menyediakan akses buku, tetapi juga membangun semangat belajar dan berbagi pengetahuan di tengah masyarakat.
Dengan modal semangat dan tekad yang besar, Rumah Baca Zhaffa dibangun di kawasan Manggarai, sebuah wilayah yang menurut Yudy membutuhkan perubahan dalam hal literasi. Dia percaya bahwa literasi adalah kunci untuk membuka banyak peluang, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi tantangan di dunia yang terus berkembang. Rumah Baca Zhaffa kemudian hadir sebagai ruang inklusif bagi siapa saja yang ingin memperkaya diri melalui buku dan pengetahuan.
Melalui Rumah Baca Zhaffa, Yudy Hartanto ingin mengubah wajah Manggarai dengan membudayakan membaca dan memperkenalkan dunia pengetahuan kepada generasi muda dan masyarakat sekitar. Tidak hanya menyediakan berbagai koleksi buku yang beragam, tetapi juga berbagai program kegiatan yang menginspirasi dan memberdayakan. Rumah Baca Zhaffa menjadi saksi perjalanan perubahan kecil yang mampu memberikan dampak besar bagi lingkungan sekitar.
Sejak awal berdiri, Rumah Baca Zhaffa terus berkembang menjadi pusat literasi yang dinamis, membawa angin segar bagi masyarakat Manggarai dan sekitarnya. Kini, Rumah Baca Zhaffa bukan hanya tempat membaca, tetapi juga tempat bertumbuhnya semangat belajar yang tak kenal batas.